Rabu, April 22, 2026

Sistem OBE - Pengukuran CPL

OBE Measurement System

Silakan masuk ke akun Anda

Aplikasi OBE - Pengukuran CPL

Sistem manajemen kurikulum dan pengukuran CPL dinamis berbasis Google Sheets.

Rabu, November 29, 2023

Tiba-tiba Kepo "Retorika"

Oleh: Ahmad Saeroji

Pagi ini sebelum berangkat kerja saya sempatkan melihat informasi yang lagi tranding di media sosial. Sambil mengerjakan aktivitas seperti biasanya saya mencoba membuka youtube dan mencari informasi yang sangat menarik. Hingga akhirnya terpilihlah judul youtube debat antara mahasiswa dan Rocky Gerung.

Video tersebut cukup menarik bagi saya yaitu sebuah kalimat yang dilontarkan oleh mahasiswa bahwa seorang Rocky Gerung hanya pandai “beretorika”. Seketika itu saya langsung mencari tahu (Kepo) mengenai istilah retorika. Sebenarnya istilah retorika tidak asing ditelinga saya, namun saat itu rasa ingin tahu terhadap istilah tersebut mendorong saya ingin menggali lebih jauh.

Hingga akhirnya saya memutuskan untuk membuka ChatGPT, selanjutnya mengetikkan kata kunci “apa itu retorika?”.

Berdasarkan jawaban dari ChatGPT, retorika merupakan sebuah seni/keterampilan dalam menggunakan bahasa secara efektif untuk mempengaruhi, meyakinkan, atau memberikan kesan kepada orang lain. Untuk dapat membuat tulisan atau perkataan yang beretorika kita harus memperhatikan pilihan kata, sehingga audien sepakat dan membenarkan pendapat kita.

Untuk dapat membuat kalimat retorika, kita harus melibatkan beberapa elemen penting, antara lain: Logos, Pathos, Ethos, Gaya bahasa, Struktur Argumen, dan Kepentingan Audien/pembaca. Baik mari kita bahas satu persatu informasi yang saya dapat dari robot pintar tersebut.

Pertama kita bahas “Logos” terlebih dahulu. Saat kita berbicara dengan menggunakan retorika kita harus sampaikan logika atau argumen rasional untuk meyakinkan pendengar atau pembaca. Pada tahap ini kita bisa menyampaikan data dan fakta dari apa yang akan kita bicarakan dan kita tuliskan.

Kedua “Pathos”, pada tahap ini kita mencoba membuat atau menciptakan ikatan emosional dengan audien atau pembaca dengan tujuan mempengaruhi perasaan mereka. Pathos ini kita berupaya untuk dapat berempati pada audiens atau pembaca dengan masuk pada ranah emosional.

Ketiga adalah “Ethos”, kita mencoba membangun kredibelitas dan kepercayaan pada audien atau pembaca dengan menunjukkan bukti diri kita memiliki keahlian yang kita bicarakan atau kita tulis. Selain itu kita bisa menyampaikan otoritas kita pada topik yang kita bahas.

Keempat “Gaya bahasa”, untuk membuat sebuah kalimat retorika kita harus memilih bahasa yang kreatif, metafora, analogi, dan bahasa retorika lainnya, sehingga membuat pesan yang ingin kita sampaikan lebih menarik.

Kelima adalah “struktur argumen”, pada tahap ini sampaikan argumen secara logis bisa dengan melakukan pemahaman terhadap akar masalah, cara menyusun strategi pemecahan masalahnya dan melibatkan audien atau pembaca untuk dapat berkontribusi.

Bagian yang keenam adalah kepentingan audien, dimana pada tahap ini kita berupaya untuk dapat memahami audiens atau pembaca, supaya pesan yang akan kita sampaikan relevan dengan audien/pembaca sehingga pesan yang ingin kita sampaikan diterima.

Akhirnya terjawab sudah keingin tahuan saya terkait dengan istilah retorika. Dari informasi yang telah saya peroleh, bahwa saat orang berkomunikasi itu juga ada ilmu dan rumusnya untuk dapat menyampaikannya secara efektif dan efisien.

Sekaran, 29 November 2022, 12.52 WIB

Label: , ,

Jumat, Maret 11, 2022

Cara Mudah Membuat Blog dengan Microsoft Word

 Banyak orang menganggap bahwa membuat blog itu susah. 

Sekarang membuat blog atau web bisa menggunakan microsoft word. 

Bagaimana caranya simak video berikut. 


Untuk melihat video yang lain bisa klik DISINI


Label: , , ,

Jumat, April 16, 2021

Aplikasi Pembelajaran Daring Gratis dengan SIAJAR

Oleh: Ahmad Saeroji

Pandemi sampai saat ini belum juga selesai. Pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring. Banyak sekolah yang masih bingung cara menyiasatinya, supaya pembelajaran dapat dilakukan secara efektif dan terkendali.

Salah satu Learning Management System (LMS) yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran daring yang efektif dan terkendali adalah SIAJAR.

Apa itu aplikasi SIAJAR?
Bagaimana menggunakan aplikasi SIAJAR untuk pembelajaran daring yang efektif, efisien serta terkendali? Mari lihat penjelasan video berikut:



Label: , ,

Rabu, April 14, 2021

Belajar Web Programing Dasar

 Hallo pembaca setia catatansaeroji.com.

Tulisan kali ini saya akan mereview atau pengalaman saya menemukan sebuah video dari channel youtube Web Programing UNPAS. 

Ada yang menarik dan perlu saya dokumentasikan menjadi sebuah catatan saya dalam mempelajari sebuah web programing. 

Tulisan ini dibuat dengan maksud untuk mengabadikan dari hasil pengetahuan yang saya tulis supaya ketika saya lupa atau hal-hal apa saja yang saya butuhkan untuk belajar pemprograman dapat mengingatkan saya di kemudian hari. 

Baik langsung saja saya akan mulai menuliskan catatan saya terkait dengan cara belajar WEB DEVELOPMENT  dan materi-materi yang dapat diakses untuk mempelajarinya. 

Tulisan ini dibuat dari melihat tayangan dari Channel Web Programing UNPAS.

Berikut link materi pelajaran yang perlu dipelajari dari urutan atas ke bawah dengan mempelajarinya secara bertahap.

- HTML Dasar

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- CSS Dasar

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- Tutorial Sublime Text

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- CSS Layouting

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- Javascript Dasar

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- Javascript & DOM

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- PHP DASAR

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- OOPHP

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- PHP MVC

https://www.youtube.com/playlist?list...​

- CodeIgniter

https://www.youtube.com/watch?v=dMRCZ...​

https://www.youtube.com/watch?v=g5JT3...​

https://www.youtube.com/watch?v=r-r6I...

Senin, Februari 08, 2021

Memahami Administrasi Kepegawaian

Sumber Ilustrasi : https://bkpp.demakkab.go.id/

Oleh: Ahmad Saeroji

Administrasi kepegawaian adalah sebuah komponen penting yang perlu dikelola dengan baik oleh perusahaan atau organisasi. 


Administrasi kepegawaian merupakan salah satu cabang ilmu administrasi. Administrasi merupakan sekumpulan orang yang saling bekerjasama antara satu orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 

Sedangkan administrasi secara sempit adalah kegiatan meliputi catat mencatat, surat menyurat, menyimpan bahan keterangan atau dokumen, demi mendukung tercapainya tujuan organisasi.

Kepegawaian adalah suatu kegiatan untuk mengelola sumber daya manusia supaya dapat berdaya guna sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Dengan demikian Pengertian Administrasi Kepegawaian adalah sebuah ilmu administrasi yang mengelola sumber daya manusia atau pegawai mulai dari perencanaan, perekrutan, penempatan, pengembangan, pengendalian sampai dengan pensiun. 

Untuk lebih jelasnya terkait dengan konsep dasar Administrasi Kepegawaian dapat di lihat Disini

Label: ,

Minggu, Februari 07, 2021

Pokok'e Nulis

Oleh : Ahmad Saeroji

sumber: slide ppt Bu Nurul

Hari ini saya memiliki pengetahuan baru mengenai ilmu menulis. Pengetahuan tersebut saya peroleh dari Bu Nurul Chomaria. 

Materi "Pokok'e nulis" yang arti bahasa Indonesia adalah "yang penting menulis" yang dibawakan oleh Bu Nurul, disampaikan saat acara KopDar Sahabat Pena Kita (SPK). Beliau adalah penulis yang sangat produktif dan profesional, karena menulis dijadikan sebuah profesi. 

Setelah moderator membacakan biodata Bu Nurul, beliau merupakan perempuan yang luar biasa prestasinya di bidang menulis. Hal itu membuat saya penasaran. Rasa penasaran saya berlanjut dengan aktivitas saya untuk mencari nama Bu Nurul Chomaria tersebut di Google. 

Saya arahkan mouse laptop untuk membuka browser dan mengetikkan nama Nurul Chomaria, yang tampil paling atas di kolom pencarian adalah "Penulis Buku Nurul Chomaria, S.Psi". Beliau adalah penulis di salah satu penerbit ternama di Indonesia.

Materi "Pokoke Nulis" yang disampaikan oleh perempuan yang tergabung dalam komunitas IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis) tersebut di awali dengan materi kuadran kondisi seorang untuk mengawali menulis.

Adapun kuadran mengenai bagian mana kita menjadi seorang penulis yaitu:
Kuadran Satu : Mau Mulis dan Mampu Menulis
Kuadran dua : Tidak Mampu Menulis Tapi Mau menulis
Kuadran tiga : Mapu Menulis tapi tidak mau menulis
Kuadran empat : Tidak mampu dan tidak mau menulis

Dari kuadran yang ditayangkan, bagi seorang penulis untuk menjadi profesional maka harus bisa menempati kuadran pertama yaitu mau dan mampu menulis.

Mungkin saat ini kita masih berada di kuadran dua, tiga dan bahkan empat. Untuk mencapai di kuadran satu perlu melatih dan memperbaiki niat dan konsistensi dalam menulis.



Menggali Ide


Semua penulis, supaya dapat menghasilkan tulisan itu harus memiliki ide. Bagaimana memperoleh ide? Untuk memperoleh ide modalnya harus Peka. Peka terhadap apa? Yaitu peka terhadap segala hal yang kita lihat, kita dengar, kita rasakan dan kita baca. 

Ada sebuah tips yang bu nurul bagikan untuk memperoleh ide menulis. Cara menggali ide itu mudah sekali, yang terpenting memiliki modal peka. 

Misal menggali ide dari bangun tidur. Setelah bangun tidul misal mandi. Mandi disini bisa dijadikan sebuah ide untuk dituangkan dalam tulisan. Dari aktivitas mandi dapat dijadikan tulisan mandi yang sesuai dengan anjuran RosuluLloh. Atau dengan aktivitas mandi dapat menjadi tulisan mengenai ide untuk menulis Cara mandi yang sesuai dengan kesehatan dan lain sebagainya.

Masih banyak lagi aktivitas aktivitas kita sehari-hari, yang menurut Bu Nurul dapat dijadikan ide untuk menjadi sebuah tulisan. Itu semua harus sekali lagi seorang penulis harus memiliki sifat peka.

Aktivitas kita sehari hari biar menjadi sebuah tulisan, harus dibubuhi tanda tanya dibelakang kata atau kalimat tersebut.

Setelah ide diperoleh segera ditulis. Saat menulis, tulislah yang lekat, dekat dan akrab dengan kita. Selain itu juga harus menguasai, disukai. Misalkan akan ditulis menjadi sebuah buku, maka ditambah syarat manfaat dan menjual dari apa yang ditulis.

Saat mencari ide untuk menulis, tidak selalu mengambil tema atau hal - hal yang baru, akan tetapi kita bisa meniru dengan cara Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM). Sehingga karya kita memiliki pembeda dari yang lain.

Mengadopsi cara mencari ide atau menulis dengan metode ATM kita bisa menghasilkan karya, hal ini sesuai dengan kreasi dan inovasi kita dalam mengolah tema atau ide yang ada.

Ketika dibenak kita muncul sebuah ide, sesegera mingkin untuk mengeksekusinya. Kalo tidak segera maka bisa jadi ide yang kita tunda tersebut akan di eksekusi oleh orang lain. Karena ide itu banyak yang sama, sehingga ketika ingin menerbitkan buku ke penerbit siapa cepat dia yang dapat.

Saat terlintas berbagai macam ide segera tuliskan, walupub hanya pokok pokoknya. Jika dibiarkan begitu saja akan hilang dan terbuang begitu saja.

Untuk bisa menjadi penulis yang profesional, maka jangan sekedar bermimpi yang tanpa diikuti dengan aksi nyata. Sehingga ketika tidak mencapai apa yang diinginkan mencar-cari sebuah alasan.

Menjadi Penulis Profesional


Untuk dapat menjadi penulis profesional perlu jam terbang. Saat menulis dijadikan profesi harus bisa mengatur waktu untuk dapat menghasilkan sebuah tulisan. Misalkan target menulis 100 hal dalam satu bulan, maka dapat di manage, dalam satu bulan ada 25 hari kerja efektif. Jadi dari 100 halaman dibahi 25, sehingga setiap hari harus menulis 4 halaman. Empat halaman perhari juga bisa kita manage lagi menjadi menulia dipagi satu lembar, siang satu lembar, sore satu lembar dan malam satu lembar. 

Untuk menjadi penulis yang profesional juga harus bisa mengelola medsos. Jadikan Medsos untuk personal branding. Dengan menjadikan medsos untuk keperluan personal branding, akan berpengaruh terhadap reputasi kita.

Penulis hebat pasti juga memiliki kemampuan membaca yang luar biasa pula. Sehingga untuk menjadi penulis profesional juga harus banyak membaca dan mengamati lingkungan sekitar yang nantinya kita gunakan untuk mengeksekusi sebuah ide menjadi tulisan.

Bagi penulis pemula untuk berlatih menjadi penulis profesional, maka diperlukan untuk bergabung di suatau komunitas. Hal ini untuk memotivasi kita dalam meningkatkan kualitas tulisan kita. Kominitas juga bisa kita jadikan tolak ukur untuk memotivasi kita untuk menulis secara terus menerus. 

Hal yang perlu diperhatikan bagi penulis pemula untuk dapat mencapai menjadi seorang penulis profesional, yaitu dengan cara konsisten menulis. Menulis apa? ya pokok'e nulis.

Semarang, 7 Februari 2021
Ditulis untuk mengikat pengetahuan.





Label: