Header Ads

test

Public Speaking for Teacher Menjadi Guru yang dirindukan

Sumber Ilustrasi : https://www.skipprichard.com/


Pada pertemuan kedua dipelatihan berbicara kali ini kedatangan pembicara yang luar biasa. Ya Pak Munif Chotif. Sebelumnya saya pernah membaca buku beliau yang judulnya "Gurunya Manusia". Saat membaca buku karangan beliau saya merasa kagum dan terpana saat beliau menuangkan ide dan gagasannya dalam mendesain pembelajaran. Beliau berprinsip bahwa sebenarnya semua siswa itu pembelajar jadi kita sebagai guru hanya menjadi sutradara di dalam kelas.

Berbicara profesi guru pasti kita akan tertuju pada kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran tidak terlepasa namanya komunikasi.

Komunikasi ada dua bentuk yaitu verbal dan nonverbal. Komunikasi verbal dilakukan melalui lisan dan tulisan sedangkan nonverbal melalui gestur dan mimik wajah.

Kemampuan guru berkomunikasi di depan kelas secara verbal merupakan keterampilan yang harus dikuasai dengan baik. 

Bagaimana supaya keterampilan bicara di depan kelas (public speaking) bagi seorang guru mampu memiliki efek yang luar biasa bagi siswa? Mari simak tulisan saya berikut ini.

"Materi akan menarik, tergantung pada menit-menit pertama membuat penasaransiswa" itu merupakan kalimat pembuka saat Pak Munif menyampaikan materinya. Jadi saat guru berdiri didepan kelas harus dapat mencuri perhatian siswa di menit-menit pertama dalam pembelajaran. Karena ada pendapat yang mengatakan bahwa tampilan pertama harus menggoda.

Pelatihan kali ini Pak Munif menyampaikan lima pokok materi penting di dalam keterampilan public speaking dor teacher kali ini, yaitu:

  1. peran guru (marwah guru)
  2. memuaskan otak reptil (apa itu otak reptil)
  3. membangun relasi kepada siswa atau audien
  4. apersepsi
  5. multi strategi mengajar
Materi apersepsi menjadi fokus pembahasan pada materi kali ini. 
Pertama diawali terkait dengan sebuah pernyataan "jadilah guru yang inspiratif". Karena tingkatan seorang guru tertinggi adalah guru yang inspiratif.
Guru yang inspiratif mampu menebarkan motivasi yang luarbiasa bagi siswa-siswinya.

Untuk menjadi guru inspiratif, ada 3 peran guru yang harus dimiliki, yaitu sebagai orang tua kedua siswa yang harus dapat menjadi penasehat, sebagai Cendikiawan untuk menyampaikan pengetahuan kepada siswa dan sebagai sahabat untuk siswa.

Untuk menjadi guru inspiratif yang menjalani peran sebagai seorang guru, perlu menguasai keterampilan public speaking yang bagus. 

Menjadi public speaker atau guru yang dinantikan oleh siswa maka ada beberapa hal yang harus diketahui.

Harus Mampu Memuaskan Otak reptil siswa 
Otak manusia terdiri dari tiga bagian yaitu otak reptil, otak limbic dan otak neocortex. 
Otak reptilian atau otak reptil adalah otak yang berkaitan dengan suasana. Otak limbic berkaitan dengan emosi dan otak neocortex adalah otak yang untuk berfikir. Sehingga dalam pembelajaran sebelum masuk ke otak neocortex harus dapat masuk pada otak reptilian terlebih dahulu.

Otak reptilian berkaitan dengan suasana. Dimana didalam pembelajaran yang mampu mengaktifkan otak reptil adalah tempat belajar dan penampilan guru. Tempat belajar meliputi: indor/outdoor, tata bangku, display kelas, cahaya ruang kelas dan sirkulasi udara kelas. Sedangkan Penampilan Guru meliputi: Pakaian dan Bau Badan.

Supaya dapat mengajar dikelas  dengan baik serta dapat diterima siswa dengan suasana yang nyaman dan bersahabat, guru harus mampu membangun sebuah relasi antara guru dengan siswa. Adapun cara untuk membangun relasi dalam kelas adalah sebagai berikut:

a. Buat suasana yang menyenangkan
Membangun relasi disini dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan misal menyapa siswa, bercerita tentang hal yang menarik bagi siswa sebelum masuk materi ajar misalnya menayangkan berita menarik yang disesuaikan dengan usia siswa, menceritakan pengalaman pribadi yang lucu dan menarik kepada siswa atau dengan cerita-cerita lain supaya mampu menciptakan suasana yang dapat menjalin hubungan kedekatan antar guru dan siswa. 
Membangun relasi

b.jadilah Fasilitator
Saat pembelajaran seorang guru harus mampu mendesain pembelajaran yang berpusat pada siswa (student center learning) serta mampu melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran (Student Egagment)

c. Jadilah Katalisator 
seorang guru harus jadi pemantik dalam proses pembelajaran di kelas dengan cara selalu memotivasi siswa yang lemah dalam pemahaman dengan sebuah video-video motivasi. selain itu juga guru harus mampu memberi kesempatan siswa lain untuk membantu temannya yang lemah dalam pemahaman.


Jangan biasakan saat presentasi atau mengajar di kelas langsung masuk ke materi. akan tetapi perlu kegiatan Apersepsi. Ada tiga landasan Apersepsi
- manusia adalah makhluk pembelajar
- sifat dasar manusia adalah memerintahkan dirinya sendiri
- manusia melakukan reaksi terhadap instruksi di lingkungannya jika dibekali perbuatan (stimulus) khusus.

Dari tiga landasan tersebut maka dari itu guru harus mampu melakukan kegiatan apersepsi di dalam pembelajaran. Ada 4 Jenis kegiatan Apersepsi:
1. Alpha zone
    Kegiatan apersepsi alpha zone ini dilakukan dengan ice breaking, brain gym, fun story musik dan lain sebagainya. alpha zone ini harus ada disetiap tatap muka untuk membawa siswa mengaktifkan dan memuaskan otak limbi siswa. alpha zone ini juga dapat dilakukan ditengah aktivitas jika dirasa siswa sudah mulai mengantuk, ribut, keluar dari zona alpha.
2. Warmer
Kegiatan apersepsi yang kedua ini adalah berkaitan dengan pengulangan materi sebelumnya. misalkan dapat dilakukan dengan tanya jawab game.
3. Pre teach
Dimana kegiatan pre teach berkaitan dengan sebuah inforamsi pendahuluan, biasanya penjelasan terkait dengan Informasi awal atau kontrak pembelajaran, penyampaian SOP jika itu pembelajaran dalam suatau laboratorium. Kesemuanya itu dilakukan dengan maksud untuk memperlancar pelaksanaan strategi dalam mengajar.
4. Scene Setting
yaitu berkaitan tentang pemberian pengalaman sebelum masuk ke materi inti. Fungsi dari scene setting adalah untuk membangkitkan motivasi, minat dan penasaran siswa terhadap suatu materi. Penggunaan Scene setting ini juga dapat digunakan sebagai alasan dari penerapan sebuah setrategi mengajar.
  
Ada beberapa Sumber Ide untuk menciptakan Scene Setting. Adapun ide untuk menciptakan scene setting yang bagus adalah sebagai berikut:

1. Keselamatan Hidup 
scene setting dapat dilakukan dengan mengaikat materi yang akan dipelajari dengan keselamatan hidup seseorang atau makhluk lain. contoh yang banyak digunakan adalah bencana alam, penyakit, kecelakaan dan lain sebagainya
2. Manfaat/Benefit
Scene Setting juga dapat bersumber dari topik materi dengan adanya manfaat yang akan didapat pada saat topik materi tersebut dipahami atau dilakukan. contoh yang banyak digunakan adalah kegunaan suatu alat, atau manfaat aktivitas untuk tubuh dan pengetahuan.
3. Informasi/Berita
Scene setting juga dapat bersumber dari topik materi berkaitan dengan berit atau informasi yang upto date, misalkan koran, majalah, sosial media yang terkait dengan berita materi pembelajaran yang akan disampaikan.
4. Cerita Imajinatif 
Sebelum melakukan aktivitas pembelajaran diawali dengan cerita khayalan yang menarik siswa untuk dapat masuk ke materi belajar. cerita tersebut dapat berupa cerita film-film fiksi atau guru mengarang sendiri. Bisasanya cerita imajinatif ini sangat disukai oleh siswa-siswa usia "golden age" (usia emas).

Sebelum melakukan penyampaian materi dalam pembelajaran seorang guru harus mampu menyiapkan siswa untuk belajar. Kegiatan untuk menyiapkan siswa belajar adalah dengan kegiatan apersepsi. Adapun kegiatan apersepsi memiliki beberapa pola diantaranya:

1. bercerita
    Guru bercerita tentang sesuatu yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan.
2. Simulasi Demo
    Melibatkan siswa dengan menggunakan teaching aids untuk mencapai pemahaman siswa.
3. film
    Aktivitas belajar di awali dengan film, yang mana siswa tidak diberitahu judul dan maksud film tersebut. biasanya guru membagi beberapa kelompok siswa untuk memberi komentar setelah film diputar. Jenis Film dapat beragam sesuai dengan materi belajar.ik

Itu beberapa materi dalam menjadi seorang public speaking untuk seorang guru dalam pembelajaran dikelas. Materi ini juga cocok untuk dosen, trainer, widyaiswara dan profesi lainnya yang membutuhkan kompetensi berbicara di depan umum. 



16 komentar:

  1. Makasih Pak, resumenya sangat informatif...

    BalasHapus
  2. terima kasih sdh mengerjakan tugas resumenya dengan sangat baik

    BalasHapus
  3. Mantaaappp resumenya lengkap....

    BalasHapus
  4. Pemaparan materi sangat rinci.

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah, luar biasa. Menyimak dan meresume hasil pelatihan dengan lengkap dan runtut. Insya Allah memberi manfaat bagi sesama

    BalasHapus
  6. Terimakasih resumenya sangat lengkap sehingga saya dapat ilmu baru.

    BalasHapus