Header Ads

test

Tiba-tiba Terlintas Kata Padi dan Belajar dari Padi


Sumber Ilustrasi: https://www.liputan6.com/


Hari ini tidak ada ide untuk menulis. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran sebuah kata "PADI".

Ketika mendengar kata padi yang terlintas dalam benak saya adalah seorang petani. Semangat petani yang luar biasa untuk merawat benih padi sampai menjadi beras. 

Orang yang jauh dari desa mungkin tidak tahu bagaimana petani merawat padi yang penuh perjuangan.

Memang semua itu butuh perjuangan, begitupun seorang petani yang ingin memanen padinya. Berawal dari pembuatan persemaian bibit padi, mengolah sawah dengan membajaknya sampai siap untuk ditanami padi. 

Mendengar kata PADI mengingatkanku juga pada sebuah peribahasa ambilah ilmu padi semakin berisi semakin merunduk. Terkadang ilmu itu tidak harus kita peroleh dari bangku sekolah. Dengan mentadaburi alam dan lingkungan sekitar kita, ada ilmu besar yang mungkin tidak semua orang tahu.

Proses padi supaya menjadi beras juga tidak mudah. Padi harus melewati proses penggilingan yang panjang supaya menjadi beras yang putih dan memiliki nilai jual yang tinggi dari sebelumnya.

Tidak sampai disitu setelah menjadi beras untuk meningkatkan nilai jualnya beraspun berproses untuk menjadi nasi. Beraspun harus rela dipasnaskan dalam sebuah panci atau rice cooker dalam beberapa saat. Pada akhirnya jadilah nasi yang siap kita nikmati.

Belajar dari proses padi menjadi beras, beras menjadi nasi, kita bisa ambil sebuah pelajaran bahwa di dunia ini untuk dapat menjadi nilai jual tinggi perlu sebuah proses dan gesekan seperti halnya gabah yang menjadi beras. Kesuksesan seseorang terkadang lahir dari sebuah perjuangan yang terkadang tidak mudah. 


Tidak ada komentar