Header Ads

test

Resume Kegiatan Workshop Analisis Statistik Inferensial dengan AMOS

Pagi ini (23/01/21) saya mengikuti Workshop Analisis Statistik Inferensial dengan AMOS. Kegiatan diselenggarakan oleh Pusat Studi Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang.

Pembicara pada kegiatan workshop menghadirkan pembicara yang luar biasa dan menggeluti dunia penelitian terutama penelitian kuantitatif. Beliau adalah Bapak Muhammad Feriady, S.Pd., M.Pd., yaitu dosen di Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri semarang.

Materi yang disampaikan oleh Bapak Feri sangat luar biasa. Materi pertama yang disampaikan adalah terkait dengan konsep Structural Equation Model (SEM). 

Apa itu SEM? SEM adalah sebuah teknik pemodelan statistik yang bersifat sangat cross-sectional, linier dan umum. Adapun yang termasuk dalam SEM meliputi analisis Faktor (factor analisis), Analisis jalur (path analysis) dan Regresi (regression). 

SEM juga merupakan teknik statistik yang digunakan untuk membangun dan menguji model statistik yang biasanya dalam bentuk sebab akibat. 

Apa yang membedakan SEM dengan regresi berganda?

Sebenarnya SEM hampir mirip dengan regresi berganda. yang membedakan SEM dengan regresi berganda adalah SEM memiliki teknik analisisnya yang lebih kuat karena memiliki pemodelan interaksi, nonlinearitas, variabel - variabel bebas yang berkorelasi (correlated independents), kesalahan pengukuran, gangguan kesalahan yang berkorelasi (correlated error terms), beberapa variabel bebas laten (multiple laten independents) dimana masing-masing diukur dengan menggunakan beberapa indikator. Selain itu satu atau dua variabel tergantung laten masing-masing juga diukur dengan beberapa indikator.

SEM bersifat sebagai teknik analisis penegasan (confirm) daripada menerangkan. Dimana seorang peneliti lebih cenderung menggunakan SEM untuk untuk mengukur keakuratan sebuah permodelan dalam menjelaskan fenomena-fenomena riset ilmu sosial. 

SEM terdapat istilah variabel laten dan variabel terukur. Variabel laten memiliki pengertian  variabel yang diukur melalui indikator yang digunakan untuk menggambarkan variabel tersebut. sedangkan variabel terukur disebut juga variabel observb yaitu variabel yang diukur secara langsung berdasarkan nilai skala yang ditunjukkan oleh alat ukur.

Langkah-langkah pemodelan dalam SEM dilakukan melalui:

  1. Pengembangan model teoritis
  2. Pengembangan diagram alur
  3. Konversi diagram alur ke dalam persamaan
  4. Memilih matrik input dan Estimasi model (Korelasi atau kovariansi)
  5. Mendeteksi masalah identifikasi
  6. Evaluasi kriteria goodness of fit
  7. Interpretasi dan modivikasi model

Langakah awal yaitu membangun model teoritis. Misalkan kita akan meneliti tentang perilaku para muzaki (pembayar zakat) di kota semarang. Untuk menganalisis perilaku digunakan teori  Planned Behavior dari Ajzen. Selanjutnya teori tersebut dikembangkan, serta di operasionalisasi dengan masalah empiris di lapanan. sehingga diperoleh model seperti gambar berikut:


Setelah dibuat model maka proses selanjutnya adalah praktik dengan menggunakan aplikasi AMOS. Untuk penjelasan mengenai penjelasan aplikasi AMOS tidak dibahas dalam resum ini.

Apa itu AMOS?

Amos merupakan kependekan dari Analisis of Moment Structures yang digunakan sebagai pendekatan umum analisis data dalam Model Persamaan Struktural (Structural Equation Model) atau yang dikenal dengan SEM.

Semarang, 23 Januari 2021
Oleh: Ahmad Saeroji

3 komentar: