Pembelajaran Daring Pusdiklat Kemdikbued
Masa pandemi covid 19 merupakan masa sulit bagi setiap orang untuk mengadakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Dengan adanya larangan untuk mengumpulkan banyak orang dan kegiatan suatu lembaga dituntut harus tetap berjalan, begitu juga di pusdiklat kemdikbud. Berbagai upaya pusdiklat kemdikbud untuk melaksanakan kegiatan latihan dasar atau latsar CPNS, sehingga pusdiklat merancang pelatihan secara daring dengan mengkombinasikan dua kegiatan belajar daring yaitu asinkron dan sinkron.
_________
Pembelajaran asinkron adalah pembelajaran yang tidak dilakukan secara langsung (real time). Kegiatan asinkron dilakukan dengan bantuan learning management system (LMS) yang dimiliki oleh kemdikbud yaitu pijar yang merupakan akronim dari pendidikan jarak jauh. Di pijar peserta diklat melakukan presensi dan mengakses materi diklat baik berupa teks, video maupun gambar. Di pijar juga ada bagian forum yang digunakan untuk diskusi antara widya iswara (pemateri) dengan peserta diklat. Tempat pengumpulan tugas dan alat evaluasi berupa pilihan ganda juga disediakan oleh pijar dengan batas waktu mengerkan juga disertakan disitu.
_________
Selain pembelajaran asinkron dilakukan juga pembelajaran sinkron dimana pembelajaran sinkron ini dilakukan secara langsung melalui aplikasi “webex”. Aplikasi webex merupakan sebuah aplikasi teleconference seperti hal nya zoom. Walaupun secara daring melalui “webex” efektifitas pembelajaran tidak berkurang sedikitpun.
_________
Teknis di dalam pembelajaran di pusdiklat dilakukan melalui tahapan peserta membuka pijar.kemdikbud.go.id dan melakukan presensi. Selanjutnya membaca sebuah modul yang ada baik berupa e-book, bahan tayang (PPT) dan video kasus. Setelah peserta diklat melaksanakan kegiatan mempelajari modul selanjutnya proses diskusi yang dibagi perkelompok di aplikasi webex. Pemateri (widya iswara) menyamapaikan sedikit materi untuk membuka proses diskusi dari apa yang sudah dipelajari peserta dan masing-masing peserta diwajibkan untuk menyampaikan pendapat.
_________
Kegiatan diskusi di webex menurut saya berjalan sangat efektif dikarenakan jumlah satu angkatan 40 peserta dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 10 peserta. Dalam kegiatan diskusi dibagi sesi-sesinya, setiap sesi dengan jumlah peserta 10 orang dan didampingi bagian monitoring room webex 2 orang dan pemateri 1 jadi keseluruhan yang ada di room 13 orang. Widya iswara melontarkan sebuah pernyataan atau pernyataan untuk ditanggapi masing-masing peserta dengan mengacu pada materi yang sudah dipelajari sebelumnya. Diskusi dilakukan sangat menarik dan hidup karena dalam room dibatasi 10 peserta sehingga proses diskusi dan monitor dari peserta dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
_________
Dari kegiatan tersebut saya sebagai seorang pendidik (dosen) bisa mengambil pelajaran dalam proses pembelajaran secara daring. Selain mendapat materi diklat saya juga memperoleh ilmu melakukan perkulian secara daring di semester depan. Sebenarnya kehidupan nyata adalah sebuah guru terbaik untuk selalu kita terus belajar, walaupun secara kasat mata kita melakukan aktivitas seprti biasa. Dibalik semua kejadian dan peristiwa terdapat sebuah pelajaran yang dapat menambah pengetahuan kita.
_________
Ditulis saat diklat daring di rumah
Ungaran, 27 Agustus 2020
Oleh : Ahmad Saeroji


Post a Comment