Header Ads

test

Tantangan kamis Menulis || Profil Bu Ai Setiawati

 

https://www.idntimes.com/

Kegiatan kamis menulis kali ini memiliki tantangan menulis secara diskriptif profil partner menulis kita. Kegiatan dilakukan dengan cara dibagi menjadi beberapa kelompok yang mendaftar di tantangan kamis menulis.

Saya berpartner dengan ibu Ai Setiawati M.Pd, Panggilan sehari-hari (Teteh) kalau ditempat kerja suka di panggil ( Ceuceu) panggilan dalam bahasa sunda yg artinya kakak perempuan. Seorang guru IPS di SMP Negeri 1 Sukatani Kabupaten Purwakarta. Lahir di Ciamis, 15 Mei 1977. Pendidikan terakhir yang ditempuh adalah S2 Pendidikan IPS yang ditamatkan tahun 2015. Saat ini memiliki anak 3. Usia anak Sulung 17 thn laki-laki. Anak ke 2 gadis usia 13 tahun. Anak ke 3 laki-laki usia 4 tahun dari seorang ayah teman SMP-nya dulu. Sangat beruntung sekali memiliki suami yang sangat mengerti dengan kesibukan istrinya. Selain jadi guru IPS juga diperbantukan jadi Guru BK, Kesiswaan.

Pernah menjadi kandidat OGN, menjadi pembina Eskul Drumband tergiat dari PDBI Kabupaten Purwakarta, Pembina Pramuka tingkat SMP tergiat tingkat kecamatan Sukatani. Memiliki tipe ipe orang yg selalu ingin tahu dan ingin bisa, serta memiliki tipe orang yang tidak mau diam atau pingin selalu beraktivitas.

Wanita kelahiran Ciamis ini juga memiliki hobi bulu tangkis dan volley. Sedari kecil sudah suka menulis, walaupun masih di buku diary. Ketika SD suka ikut lomba menyanyi dan menari sampai SMP. Hobi itu terpendam sampai di SMA, setelah jadi guru menari dan menyanyi tersalurkan lagi. Seru-seruan menari dan menyanyi bareng siswa Menjadi pelatih paduan suara dan pelatih menari. Sedih ketika Pandemi, tidak bisa melaksanakan upacara perpisahan padahal kegiatan itu telah rutin dilakukan, dan sering diberi tugas  menjadi MC merangkap pelatih. 

Sayang sampai sekarang nggak berani mengendarai motor ataupun mobil. Karena trauma muridnya tiap tahun pasti ada yg menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Paling takut kalau turun hujan apalagi hujan dimalam hari. Pernah menjadi korban bencana longsor waktu kecil dan masih terkenang sampai sekarang. Masa kecil bersama nenek, kakek, bibi di Ciamis. Sekarang kakek, bibi sudah meninggal dunia.

Ada cita-cita yang belum tercapai yaitu ingin menjadi dosen, waktu masih kuliah di Bandung sudah menjadi Asisten dosen. Karena satu hal, orangtuanya menyuruh pulang ke Purwakarta. Sempat berkarir di Bank sebelum menjadi guru honorer.

Karena mertuanya tinggal di lampung, sedangkan Dia tinggal di perumahan ciganea indah- Purwakarta Jabar dekat dengan rumah orang tuanya, mengharuskan tiap tahun pulang lampung. 

Keinginan di tahun 2021 adalah Ingin membuat buku, Inging mengikuti lomba Guru Berprestasi.

Itulah profil partner ditantangan kamis menulis kali ini. Untuk melihat profil saya yang di tulis Bu Ai KLIK DISINI

Blog : 

https:// aisetiawati2019.blogspot.com
https://Untaikata2019.blogspot.com

20 komentar:

  1. Wahhh.. Akhirnya bisa tau rekam jejak Ibu Ai Drumband

    BalasHapus
  2. Terimakasih adikku sang dosen. Semoga persahabatan kita abadi. Kita maju bersama dibidang literasi.

    BalasHapus
  3. Ceuceu Si semoga harapan di 2021 semua terkabul, Aamiin yra

    BalasHapus
  4. Kereen Pak Dosen sudah mengenal jauh Bu Ai..

    BalasHapus
  5. Mantap, Pak. Lebih mantap jika penulisan sudut pandangnya konsisten. Dalam tulisan ini masih ada kata 'kami' yang seolah-olah ditulis pemilik profile. 🙏

    BalasHapus
  6. saya belajar banyak bagaimana menulis profil.

    BalasHapus
  7. jika ada kesempatan bolehlah saya dibikinkan profilnya

    BalasHapus