Menebarkan Semangat Menulis melalu Gerakan Literasi Sekolah (GLS)
Pada pertemuan kali ini (13/01/21) kegiatan belajar menulis kedatangan pemateri yang sangat luar biasa. Mr. Bams sapaan keren yang sering teman-teman kenal. Sebenarnya nama aslinya adalah Bambang Purwanto, S.Kom. Gr. Beliau sangat aktif sebagai relawan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
Selain menjadi seorang guru di SMP Taruna Bakti, Beliau juga sebagai motivator dengan selalu menebarkan kalimat-kalimat bahagia setiap hari melalui blog, website, youtube, dan facebook setiap hari.
Di tempat Mr. Bams bekerja, yaitu di SMP Taruna Bakti beliau menjadi relawan dan penggerak literasi sekolah. Prestasi yang diraihnya saat menjadi relawan literasi sekolahnya tidak tanggung tanggung, pada tahun 2019 sekolahnya menjadi Juara Literasi peringkat pertama se Kota Bandung. Selain itu juga secara pribadi beliau mendapat penghargaan sebagai pegiat literasi. Tidak hanya itu Mr. Bams juga menjadi nominasi guru Inspiratif pada Een Sukaesih Award 2019.
Sebenarnya apa sih yang menjadi rahasia Mr. Bams memperoleh prestasi dan penghargaan dibidang GLS?
Ternyata program yang diterapkan di sekolahnya terencana dan jelas, diantaranya Mr. Bams membuat sebuah jadwal literasi seperti berikut:
Untuuk memantau perkembangan masing-masing kelas dan siswa, Mr. Bams membuat sebuah laporan kegiatan harian yang langsung dapat dilihat peserta didik melalui web sekolah. Dapat dilihat di link berikut: KLIK DISINI
Selain membuat laporan di masing-masing kelas juga ada rekap poin dari kegiatan literasi yang dapat kita lihat di link berikut:
Melihat fenomena pada siswa minat membaca dan menulisnya masih rendah Mr. Bams memiliki beberapa cara yang dilakukan diantaranya, Memulai dengan progam membaca 15 menit sebelum belajar setiap hari di luar waktu jam belajar. Selanjutnya hasil membaca dituliskan dalam bentuk review.
Mr. Bams Memiliki cara untuk menumbukan cinta membaca dan menulis, dengan tujuan supaya kegiatan membaca dan menulis menjadi kesadaran dan bukan terpaksa untuk mensukseskan GLS. Adapun langkah yang dilakukan oleh Mr. Bams adalah dengan cara mengawalinya dengan memaksa terlebih dahulu. Mendatangi semua kelas dan menanyakan kepada siswa yang tadi pagi sudah membaca. Lalu menuliskan dan merekap untuk diinfokan di grup WA untuk laporan ke kepala sekolah.
Selain itu, untuk dapat mensukseskan GLS, dalam menjalankan kegiatannya dilakukan secara perlahan dan terus menerus, mengajak muridnya untuk membaca 15 menit. Minta dukungan kepala sekolah dan bapak ibu guru. Lakulan bersama kegiatan ini, sehingga menjadi sebuah gerakan yang dilakukan terus menerus. Dibutuhkan orang yang mau konsisten menjalaninya. Agar tertarik berilah kebebasan mereka memilih buku yang mereka sukai atau butuhkan. Hobinya musik, cari buku tentang musik. Murid butuh belajar menggambar di komputet, carikan buku tentang Corel misalnya. Sehingga anak-anak tidak terkekang.
Kegiatan GLS yang dilakukan di sekolah Mr. Bams dilakukan sejak tahun 2015. GLS tidak diberlakukan sanksi pada siswa, akan tetapi dibuat point literasi yang ditampilkan secara online di web sekolah, sehingga mereka akan malu jika poin literasinya kecil. Setiap akhir semester berikan sertifikat untuk juara 1, 2 dan 3 untuk memotivasi siswa.
Semarang, 14 Januari 2021


blog pro. berisi tulisannya. kreen pak oji.....lanjutkan pak
BalasHapusMakasih Pak Asikin semoga bermanfaat
HapusSelalu tercepat nih buat resumenya. Tetap semangat. Kasih tipsnya dong, bagaimana cara membuat resume yg cepat, dan padat akan materi dari narsum nya???
BalasHapusTipsnya mencoba merangkum materi yang sudah dipahami menjadi sebuah tulisan dengan kata-kata sendiri
HapusMenulislah setiap hari menebar manfaat
BalasHapusTerima kasih ilmunya Mr. Bams
Hapus