Header Ads

test

Cara Mengatasi Akun WhatsApp yang Dibajak atau Diretas

sumber: ttps://suryamalang.tribunnews.com

Hallo pembaca setia catatansaeroji.com. Pada tulisan kali ini saya sedikit berbagi cerita tentang modus pembajakan akun Whatsapp (WA). 

Beberapa hari yang lalu saya dapat cerita dari teman grup WA. Ada sebuah kasus baru mengenai modus pembajakan WA.

Setelah akun di bajak oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selanjutnya si pembajak memanfaatkan akun dari WA dari orang yang dibajak untuk meminta transfer uang dengan dalih meminjam sejumlah uang yang ada di kontak WAnya. Selain itu juga modusnya juga untuk mengirim sejumlah pulsa kenomor si pembajak.

Bagaimana WA bisa terbajak? modus yang digunakan oleh pembajak adalah dengan mengirim pesan sebagai berikut:

Sumber : Foto Grup WA


Si Pelaku biasanya sebelum membajak mengirim pesan seperti gambar di atas. Jika sahabat semua menerima pesan tersebut, jangan di ikuti, karena si pelaku sebenarnya meminta kode OTP yang sifatnya rahasia kepada si pemiliki akun WA untuk mengambil alih akun WA kita. Jadi jika memperoleh pesan seperti itu hiraukan saja.

Apabila Akun Whatsapp kita sudah terlanjur dibajak apa yang harus kita lakukan?

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan jika Whatsapp kita sudah terlanjur dibajak. Menurut suryamalang.com hal perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Hapus dan Install ulang aplikasi Whatsapp
2. Beritahu teman atau keluarga terdekat bahwa WA dibajak
3. Kirim email ke WhatsApp untuk Menonaktifkan akun.
4. Untuk menghindari pembajakan bisa disetting "Two-step Verification"

Cara mengaktif "Two-step Verification" 
1. Pilih Setting
2. Pilih account
3. Pilih "Two-step verification"

Ketika langkah-langkah tersebut sudah dilakukan, selanjutnya diminta untuk membuat enam digit PIN yang digunakan untuk masuk di akun WhatsApp. Selain itu juga diminta untuk memasukkan alamat email jika suatu saat lupa PIN.

Itu sedikit informasi terkait dengan kenapa ada yang membajak akun WA, itu salah satu penyebabnya. untuk itu tetap berhati-hati. Ketika memperoleh kode atau nomor yang di dalam pesan ada keterangan rahasia jangan sampai mengirimkan atau memberikan kepada orang lain, karena nomor itu bisa jadi adalah sebuah kunci untuk membuka aplikasi atau akun media sosial kita. 

Semarang, 29 Januari 2021

Sumber bacaan : https://suryamalang.tribunnews.com



  

23 komentar:

  1. Tulisan yg sangat informatif, makasih Pak..

    BalasHapus
  2. Terimakasih informasinya pak..🙏🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Pak Nasirun semoga bermanfaat jangan lupa di share biar yang lain tahu

      Hapus
  3. Terima kasih banyak atas informasinya 🙏

    BalasHapus
  4. Terima kasih infonya. Sangat bermanfaat untuk kehati- hatian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama semoga bisa menjadi info untuk tetap hati hati

      Hapus
  5. Terima kasih banyak atas ilmunya 🙏 sekarang memang marak hal yang demikian 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima semoga bermanfaat dan memberikan informasi bagi yang lain

      Hapus
  6. Master Saeroji, trimks share ilmunya keren... Betul sekali kalau ibu ada pesan di hp lewat sms/wa dll. Kalau yg chating ke ibu tdk dikenal suka langsung diblokir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih berhati-hati lagi terhadap modus penyalahgunaan atau hack media sosial

      Hapus
  7. Terimakasih atas infonya de. Semoga kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan karena dizaman globalisasi seperti sekarang ini, mudah sekali untuk mengetahui data-data pribadi kita. Tetap harus waspada.

    BalasHapus
  8. Balasan
    1. Semoga bermanfaat dan memberikan informasi untuk selalu berhati hati

      Hapus
  9. Selalau berhati-hati, tidak tergiur dengan ajakan, iming-iming dan sebagainya sebagai upaya awal agar akun kita AMAN.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Pak D semoga kita semua di jauhkan dari segala marabahaya

      Hapus
  10. Terimakasih infonya Pak
    Tetap waspada.. Waspadalah

    BalasHapus
  11. Makasih ilmunya yang luar biasa.keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama semoga bermanfaat dan dapat memberikan informasi

      Hapus